Keselamatan Dan Kesehatan Kerja, seorang laki laki bekerja sendirian di kantor

Tips Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Untuk Pekerja Karyawan Yang Sering Duduk Di Kantor

Foting

Keselamatan Dan Kesehatan Kerja

Bagi para pekerja kantoran duduk di kursi kantor merupakan rutinitas sehari-hari. Tapi tahukah Anda berdasarkan penelitian yang telah dipublish, ternyata banyak resiko akibat duduk terlalu lama. Ini dikarenakan aliran darah terganggu dan terbatasnya pergerakan otot maupun tulang. Artikel ini akan membahas, mengenai Keselamatan Dan Kesehatan Kerja untuk karyawan atau pegawai yang sering bekerja duduk di kantor.

Penyakit yang rentan menyerang para pekerja kantoran

1. Diabetes

Karena berjam-jam duduk di kursi kantor kadar insulin dalam tubuh meningkat. Pernyataan ini diungkap dari hasil penelitian University of Leicester. Biasanya mereka terserang diabetes tipe 2 yang kebanyakan menimpa pada pekerja wanita.

2. Gangguan Jantung

Di Indonesia penyakit ini masih menempati urutan atas penyebab kematian. Duduk terlalu lama di kursi akan memperlambat pembakaran lemak, hingga peredaran darah terganggu. Parahnya lagi aliran darah bisa tersumbat akibat penumpukan lemak. Jika sudah demikian pasokan oksigen akan berkurang dan menyebabkan serangan jantung.

3. Obesitas

Kurang gerak, terlalu banyak makan cemilan dan stres dapat menimbulkan penyakit obesitas.

4. Sakit pinggang dan Leher

Ini adalah masalah yang sering terjadi ketika bekerja di atas kursi kantor. Apalagi bagi mereka yang kurang minum air putih. Biasanya rasa nyeri akan timbul saat tidak sedang bekerja.

Perilaku karyawan yang kurang tepat saat duduk.

Pandangan yang tidak sejajar dengan layar monitor.

Meletakkan benda-benda yang tidak pada tempatnya.

Lampu ruangan kurang terang.

Mouse terlalu jauh yang mengakibatkan kejang otot tangan.

Kaki sering digantung, tidak menyentuh lantai.

Bantalan tepi luar dudukan kursi menekan paha bagian dalam.

Punggung tidak bersandar di kursi.

Kebiasaan buruk diatas dapat memperbesar resiko terkena penyakit. 

Banyak cara yang disinyalir dapat mengurangi ancaman problema ini. Lalu cara mana yang tepat untuk dipilih?

Dua cara ini mudah dilakukan dan terbukti ampuh meminimalisir akibat fatal ini.

Diantaranya adalah mengubah sikap kita diatas kursi kantor dan menggunakan kursi kantor ergonomis.

Adapun cara pertama yaitu kaitannya dengan posisi duduk ideal bagi pekerja kantoran adalah sebagai berikut :

Solusinya ?

Pastikan leher dalam keadaan tegak.

Usahakan monitor lurus dengan pandangan dan bahu.

Sudut siku tangan membentuk 90 derajat terhadap meja.

Rapikan benda atau peralatan agar mudah dijangkau.

Jika kaki tak menyentuh lantai, beri ganjalan di kaki bagian bawah.

Sesekali sandarkan punggung belakang di kursi .

Posisikan agar bahu tetap rileks.

Cara diatas diharapkan dapat mengurangi resiko yang ditimbulkan akibat terlalu lama duduk di kursi. Namun ada satu lagi kiat supaya terhindar dari penyakit kantoran ini, yaitu menggunakan kursi ergonomis.

Ergonomis berarti ilmu pengetahuan yang mempelajari tentang bagaimana membuat alat dan perangkat bekerja agar kinerja meningkat. Selain itu sisi kesehatan menjadi poin terpenting aspek ergonomis.

Karena ukuran tubuh manusia yang berbeda-beda, maka tak ada ukuran pasti mengenai kursi kantor ergonomis. Adapun secara umum beberapa hal yang perlu diperhatikan adalah sebagai berikut :

Kursi tidak terlalu tinggi, agar kaki bisa berpijak di lantai.

Bantalan kursi luasnya antara 15-18 inchi dan dalam bantalan sektar 1-3 inchi.

Struktur bantalan tulang belakang bagian bawah, biasanya disebut denganlumbar sport.

Struktur bantalan punggung tulang belakang bagian atas yang agak keluar, dikenal dengan istilahback rest.

Bantalan duduk terbuat dari bahan yang nyaman, empuk dan dianjurkan berpori.

sumber http://www.gaptekupdate.com/2014/08/kiat-karyawan-agar-tetap-sehat-duduk-di-kursi-kantor/